Cari Blog Ini

e bell

Rabu, 24 Februari 2010

lyrics lagu band indie killing me inside

The Tormented

For the last time you waste my tears now, no more torment
But don't just say u've gone away
You tell a fuckin' tale
(Swallow me and spit me out)
How do I get trought of this?
(I can't stand it anymore)
Can, you, see, me...
Smiling when I sing this song
Right, now...
I just want to be alive
You know I was dying when you told me
(That I'm not yours anymore)
You know I was dying when you told me
(Youre just playing and fooling around with me)
When the time she comes and wakes me
(She comes and wakes me)
And when she bit my lips and kissed me there
And when she holds my hand and lives my life tonight
(Live tonight)
When she said that she really loves me
Were the worst fucking days
I'm dying and bleeding of my past
I'm dying and bleeding of my past
Now slit my throat and let me bleed
Now slit my throat and let me bleed
Can, you, see, me...
Smiling when I sing this song
Right, now...
I just want to be alive
You know I was dying when you told me
(That I'm not yours anymore)
You know I was dying when you told me
(Youre just playing and fooling around with me)
When the time she comes and wakes me
(She comes and wakes me)
And when she bit my lips and kissed me there
And when she holds my hand and lives my life tonight
(Live tonight)
When she said that she really loves me
But suddenly you came to me, and begged me to be yours again
Right now you're holding my hand but sorry baby, but all I can say is
No, hell no...
Can you see the times grows older she blew my dreams away
It's all done, the time is over
I don't know how to say to you
Can you see the times grows older she blew my dreams away
It's all done, the time is over
I don't know how to say

Rabu, 17 Februari 2010


Bersiap untuk menghadapi para band mancanegara yang akan hadir di Indonesia di 2010 ini. Semakin banyak para promotor yang berusaha mengundang band-band mancanegara seperti Java Musikindo dan Solucites.

Tiap tahun para promotor berusaha mengundang band-band luar negeri dan tidak ketinggalan para fans-fans yang sudah berusaha kepada promotor untuk mengadakan konser band favorit mereka.

Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia terkenal dengan sumber daya alam yang kaya dan fasilitas yang memadai. Oleh sebab itu, banyak para personil band luar negeri mengucapkan banyak terima kasih kepada fans nya di Indonesia dan mengatakan bahwa Indonesia sangat indah bagi mereka.

Ini daftar konser menurut Info yang didapat:

Sonata Arctica, 7 Januari 2010

@ Karnaval Ancol

Boys Like Girls, 25 Januari 2010

@ Tennis Indoor Senayan

Saosin, 31 Januari 2010

@ The Venue Bandung

Bold, 7 Februari 2010

@ Outdoor Bulungan

Trivium, 11 Februari 2010

@ Tennis Indoor Senayan

20.00 WIB

Placebo, 16 Februari 2010

@ Istora senayan

Edenbridge, Maret 2010

Cobra Starship, 23 Maret 2010

@ Tennis Indoor Senayan

311, 30 Maret 2010

@ Tennis Indoor Senayan (inilah)


Tragedi AACC Ganggu Pariwisata Jabar

Tragedi AACC Ganggu Pariwisata Jabar
Senin, 11 Februari 2008 | 18:22 WIB

BANDUNG, SENIN – Kejadian meninggalnya penonton konser grup band underground Beside di Gedung Asia Afrika Cultural Center, Kota Bandung, Sabtu (9/2) membuat kepercayaan publik terhadap jabar menurun. Tetapi kejadian tersebut juga menyadarkan pemerintah perlunya dibangun gedung pertunjukan yang memadai di pusat pertumbuhan musik underground Indonesia tersebut.

”Kemarin saya ditelepon oleh Penyelenggara Kegiatan. Pihak tersebut menyatakan akan membatalkan kegiatannya di Kota Bandung dan memindahkan ke kota lain. Padahal kegiatannya akan diselenggarakan pada Juli mendatang. Mereka khawatir kejadian di AACC akan terjadi lagi,” ujar Ijudin Budhyana, di Gedung Kesenian Rumentang Siang, Kota Bandung, Senin (11/2).

Menurut Budhyana, tragedi meninggalnya penonton konser Beside di Bandung dan penonton sepak bola di Jakarta dalam waktu berdekatan menurunkan kepercayaan masyarakat asing terhadap keamanan di Indonesia. Pertandingan final sepak bola dipindahkan ke stadion Jalak Harupat di Kabupaten Bandung dan tidak diperkenankan ditonton.

”Wajar kalau masyarakat asing tidak percaya. Pertandingan tanpa penonton memperlihatkan untuk mengamankan penonton sepak bola saja kita belum sanggup,” kata Budhyana.

Butuh Gedung
Selain menurunnya kepercayaann, tragedi AACC membuka mata pemerintah bahwa apresiasi anak muda di Bandung dan sekitarnya terhadap seni kontemporer sangat tinggi. Untuk itu dibutuhkan gedung pertunjukan yang layak. Sayangnya hingga saat ini Jabar belum memiliki gedung pertunjukan yang baik bahkan yang memenuhi standar minimal pun belum ada.

Semua gedung pertunjukan di Jabar masih belum memadai sebagai gedung kesenian baik dari segi kapasitas maupun fasilitas. ”Idealnya gedung pertunjukan dibangun di atas lahan seluas lima hektar sehingga cukup untuk parkir dan sarana lainnya, serta fasilitasnya mulai dari sound system, peredam suara, tempat duduk, dan panggung sudah tersedia dengan baik sehingga pemusik tinggal bawa alat musik saja,” kata Budhyana.

Pada tahun 2000 pembangunan gedung pertunjukan pernah diusulkan oleh DPRD Jabar tapi tidak jadi karena yang diprioritaskan adalah pembangunan di bidang kesehatan dan pendidikan.

Aturan untuk EO
Menurut Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandung Askari Wirantaatmadja, Event Organizer (EO) Beside tidak meminta izin untuk menyelenggarakan pertunjukan seperti yang diperintahkan dalam Peraturan Daerah no 10 dan 11 tahun 2004. ”Mereka hanya meminta izin keramaian ke Kepolisian Sektor Sumur Bandung, akibatnya kejadian buruk tak dapat diantisipasi dengan maksimal,” kata Askari.

Dengan adanya izin, pemerintah akan ikut memeriksa siapa segmen yang disasar, bagaimana perilakunya, apakah kapasistas gedungnya memadai untuk acara tersebut, dan jumlah petugas keamanannya.

”Karena kejadian tersebut Minggu (10/2) Wali Kota Bandung segera memerintahkan agar kami menyusun Peraturan Wali Kota tentang pengaturan EO. Mereka harus terdaftar dan memberikan keterangan tentang keahliannya serta meminta izin penyelenggaraan pertunjukan. Jika tidak, pertunjukan bisa dihentikan,” kata Askari.

Dampak lainnya, pada acara yang melibatkan jumlah massa banyak, jumlah petugas keamanan harus lebih banyak. Menurut Askari pihak kepolisian sudah memberi masukan agar EO memberi dana keamanan lebih besar untuk pengadaan petugas.


selalu ada kontroversi disaat mereka naik daun


Dochi Pee Wee Gaskins Merasa senang dengan adanya klub anti PWG di mana mana

nah sesuai namanya juga ini langsung menimbulkan kontroversi, wong dikatain kok malah seneng?

nih artikelnya ye para agan agan, monggo dibaca!
halo teman2 partydorks, apa kabar? gw mau bilang sesuatu ttg apwg hehe
kita dari pwg gak ngerasa keganggu dengan adanya apwg, kita udh cukup dewasa untuk terima kritik dan saran dalam bentuk apa pun, malah merasa bangga dengan adanya apwg, jimi multazam, temen gw dari the upstairs yg kerja di salah satu media bilang ke gw, "gw di invite tuh sama group haters lo, sukses lo men! kl udah sampe ada yg bikin gituan berarti lo makin sukses!" jadi kenapa mesti marah kl bs bangga? hehe

dalam hidup itu biasa, segala yg lo lakuin pasti ada yg suka dan ada yg ga suka, terimalah perbedaan itu, yang penting jalanin semua dengan sepenuh hati dan jalani kesenangan lo tanpa mengganggu kesenangan orang lain. mau itu ST12, kangen band, pee wee gaskins, rocket rockers, slank, godbless, semua ngejalaninnya pake kerja keras dan sepenuh hati, kl gak gak akan bertahan lama, semua punya cerita panjang yang mengawali karir mereka, jadi jangan merendahkan kerja keras itu.. sekali lagi gw bilang kalo dalam hidup suka dan gasuka itu biasa.. hargai musik, pemusik, dan penggemar musik dari minat yang berbeda, indonesia itu udah jadi panutan musik loh di negara2 seberang, orang2nya juga dong

dork dalam slang bahasa inggris artinya culun. kutu buku, orang2 dengan minat aneh seperti suka sm alien, star wars, atau yg berbeda sama orang2 awam lainnya bs dibilang dork. tp mereka berani menunjukkan kl mereka berbeda, mereka tetep jalanin apa yang mereka suka, dan gak mengganggu kesenangan orang lain. bill gates was a dork, lihat jadi apa dia sekarang? hehe

buat yg fotonya diedit2, diceng2in, cuekin aja.. bangga dong, sampe ada orang yg ngorbanin waktu mereka buat lakuin itu ke lo.. berarti lo itu dianggep.. udah gausah dijadiin masalah yg kaya gituan, kita malah makasih buat apwg, dengan adanya mereka kita bisa tau kurang apa lagi, kalo kekurangan itu diperbaiki semua kan nantinya ga akan ada alasan lagi untuk gasuka, ga suka pee wee gaskins, ga suka partydorks.. liat deh sistem kerja foto.. gambar sebagus apa yg dihasilkan sebuah kamera, itu kan hasil dari sesuatu yg negatif (foto itu kan mengubah negatif jadi positif) hehe

so, gausah jadiin apwg jadi masalah, itu sesuatu yg bakal berujung positif teman2, dicuekin aja ya.. jalani aja semua seperti biasanya hehe

peace,
dochi sadega
pee wee gaskins

ane gapunya maksud buat jelek-jelekin PWG, tapi ane rada aneh aja sama perilakunya, kalo para juragan suka mohon dikasih , kalo gasuka jangan di , maklum baru jadi kaskuser, mohon maaf kalo
Jumat, 08/01/2010 15:31 WIB


Kings of Convenience Konser Jakarta-Bandung, Maret 2010




J
akarta - Tiga tahun silam band Kings of Convenience, sempat mengguncang ibukota. Kini mereka akan kembali. Tak hanya di Jakarta, tapi juga di Bandung pada Maret 2010 mendatang.

Adalah promotor Soundshine Mega Concerta yang akan membawa band asal Norwegia itu konser pada 27-28 Maret 2010 mendatang. Dipastikan konser band yang digawangi Erlend Oye dan Eirik Glambek Boe itu akan berbeda dari sebelumnya.

"Konser ini rada lain sama yang kemarin. Karena anggotanya lebih banyak nggak cuma berdua. Nggak cuma full band juga, mereka banyak bawa alat tiup," ujar Hanin, direktur Soundshine Mega Concerta kepada detikhot via ponselnya, Jumat (8/1/2010).

Kedatangan mereka kali ini sekaligus promo album ketiganya, 'Declaration of Dependence'. Bukan hanya di Jakarta, pelantun hits 'Cayman Island' itu sendiri yang minta dibuatkan konser di Bandung.

"Memang dia yang mau di Bandung," jelas Hanin.

Sebelumnya, Erlend Oye juga pernah menggelar konser di Jakarta dan Bandung bersama band selingkuhannya, Whitest Boy Alive. Rencananya konser di Jakarta kali ini akan berlangsung di Upper Room, Hotel Nikko sementara di Bandung akan berlangsung di Sabuga. Untuk tiket berkisar antara Rp 200-400 ribu. Penyanyi asal Swedia, Jens Lekman, akan jadi pembuka.
(yla/yla)

Band Indie Dominasi Braga Festival 2009

Rabu, 30 Desember 2009 | 01:55 WIB

BANDUNG, KOMPAS.com--Sebanyak 120 band indie mendominasi Braga Festival 2009 yang digelar di sepanjang Jalan Braga, Bandung, selama empat hari hingga Rabu (30/12).

Penampilan band indie menjadi daya tarik terkuat pada acara ini, kata Ketua Panitia Braga Festival Kris Syam di Bandung, Selasa.

"Kami menyadari bahwa komunitas indie memiliki massa yang besar, maka tahun ini kami mencoba lebih melibatkan mereka," ujar Kris.

Kris mengaku telah berupaya menyeimbangkan sajian budaya tradisional Jawa Barat dengan kandungan modern, namun tidak dalam kuantitas melainkan kualitas.

"Jujur saja, untuk menarik massa, konten budaya tradisional tidak terlalu menjual," ujar Kris.

Dia mengakui, itu bertentangan dengan mis Braga Festival yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Herdiwan, yakni mempromosikan kekayaan pariwisata, budaya dan seni yang dimiliki Jawa Barat, khususnya Kota Bandung.

Total pendukung acara Braga Festival 2009 sebanyak 1.500 orang yang terdiri atas 10 anjungan industri pariwisata, 10 anjungan industri kreatif, 20 anjungan industri makanan, lima anjungan stand "factory outlet", dan 25 buah anjungan kerajinan dan cindera mata.

Seribu orang dari 200 komunitas indie juga terlibat dalam kegiatan itu, terdiri atas band, distro, dan komunitas kesenian kontemporer. Sebanyak 120 band disaring dari jumlah pendaftar awal sebanyak 170 band.

Braga Festival dibuka pada 10.00 pagi hingga 22.00 malam.

Selasa, 16 Februari 2010


Sejarah killms (julukan bagi Killing Me inside),awalnya dibentuk sekitar pertengahan juni 2005 yang beranggotakan, Josaphat (Gitar), Onad (Bass), Rendy (Drums) dan RAKA (Guitar). Setelah menemukan (Sansan ( Vokal ) now in pee wee gaskin) band ini resmi dibentuk pada Desember 2005.
Band ini awalnya mempunyai 3 lagu dan sekarang sudah memiliki sekitar 10 lagu. influences band ini adalah dari group band: From first to last, Chiodos, Penknifelovelife and Drop dead, Gorgeous.



So,tunggu apa lagi dengerin lagu-lagu killms and join di street team mereka (kumpulan fans dari killms).
atau view profile lebih lengkap mereka di http://myspace.com/xxkillingmeinsidexx